Rabu, 16 Oktober 2013

Kelab Greenboc

Kelab Greenboc


Surat Pegawai JPA Bermentaliti Lembu Malukan Negara Di Mata Dunia

Posted: 16 Oct 2013 12:25 AM PDT


Adelaide, Kerajaan memberi amaran kepada pelajar Malaysia di Australia agar 'menjauhkan diri' dari menghadiri sesi awam bersama Ketua Umum KEADILAN, Datuk Seri Anwar Ibrahim di 'Festival of Ideas, Dissent and Democracy'.

Surat amaran tersebut dikeluarkan pegawai penasihat pelajar, Sharezan Md Sheriff dari Jabatan Perkhidmatan Awam Malaysia (JPA) dipercayai kepada semua penerima biasiswa JPA.

"Jauhkan diri anda dari menyertai aktiviti ini. Saya tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan keras ke atas penerima biasiswa JPA yang terlibat.

"Anda bijak untuk berfikir daripada melakukan aktiviti yang boleh menyulitkan anda mengekalkan gred yang menyebabkan biasiswa daripada ditarik semula.

"Anda cukup tahu apa yang ditandatangani," kandungan surat amaran dipetik dan dikirmkan kepada Keadilandaily.


Amaran yang dikeluarkan kerajaan Malaysia itu turut dilapor media Australia, Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Anwar dijangkakan menyampaikan pidato dan berdialog di 'Festival of Ideas, Dissent and Democracy', di Adelaide University pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013.

Penganjur 'Festival of Ideas, Dissent and Democracy' menyatakan, acara tahun ini fokus kepada insttusi politik dan idea-idea demokrasi. -KD

[WARNA-WARNI AIDIL-ADHA] Lembu Lepaskan Diri Lari Ke Lebuhraya

Posted: 15 Oct 2013 09:00 PM PDT


Puchong: Pengguna yang melalui Lebuhraya Damansara Puchong (LDP) berhampiran Masjid Batu 12, Puchong di sini gempar apabila seekor lembu jantan untuk korban sempena Aidiladha terlepas dari tempat penyembelihan hingga menghalang lalu lintas, semalam.

Kejadian berlaku jam 10.30 pagi apabila haiwan seberat 300 kilogram itu dikatakan tiba-tiba 'naik minyak' ketika orang kampung berusaha menumbangkannya sewaktu hendak disembelih menyebabkan tali yang diikat pada pokok putus sebelum ia melarikan diri dua kilometer.

Menurut sumber, dua unit peronda polis dari Ibu Pejabat Polis Daerah Serdang dikejarkan ke tempat kejadian dan mengambil masa setengah jam menangkap haiwan itu.

Bagaimanapun, keadaan kembali terkawal selepas haiwan itu ditangkap semula sebelum dibawa ke masjid dan disembelih.

"Sebelum kejadian, saya datang ke masjid untuk sembahyang sunat Aidiladha dan membantu orang kampung menyembelih lembu korban. Namun tidak menyangka terpaksa mengejar lembu.

"Lembu itu adalah lembu ketiga yang mahu disembelih. Saya difahamkan sejak kelmarin ia menunjukkan ciri-ciri seperti mahu naik minyak," katanya.

Menurutnya, orang ramai juga menjadi panik apabila haiwan itu bertindak liar dan nyaris merempuh orang kampung dan beberapa anggota polis yang mengejarnya.

Selain itu, berlaku juga kesesakan jalan raya 20 minit apabila pemandu terpaksa memberhentikan kenderaan masing-masing kerana bimbang melanggar haiwan itu. -HM

Bahaya Hidup Membujang

Posted: 15 Oct 2013 05:35 PM PDT

Sungguh, hampir saja kaki kita tergelincir kepada maksiat-maksiat besar kalau Allah tidak menyelamatkan kita. Dan kita boleh benar-benar memasukinya (na'udzubillahi min dzalik tsumma na'udzubillahi min dzalik) kalau kita tidak segera meniatkan untuk menjaga kesucian kemaluan kita dengan menikah.

Awalnya menumbuhkan niat yang sungguh-sungguh untuk suatu saat menghalalkan pandangan mata dengan akad nikah yang sah. Mudah-mudahan Allah menolong kita dan tidak mematikan kita dalam keadaan masih membujang.

Rasulullah Muhammad saw. pernah mengingatkan:
"Orang meninggal di antara kalian yang berada dalam kehinaan adalah si bujangan."

Rasulullah saw. juga mengingatkan bahwa, "Sebagian besar penghuni neraka adalah orang-orang yang bujang."

Seorang laki-laki yang membujang harus menanggung beban syahwat yang sangat berat. Apalagi pada masa seperti sekarang ini ketika hampir segala hal memanfaatkan gejolak syahwat untuk mencapai keinginan. Perusahaan-perusaan obat memanfaatkan gambar-gambar wanita untuk menarik pembeli. Perusahaan-perusaan rokok juga memanfaatkan gadis-gadis muda yang seronok untuk mempromosikan rokoknya di stesyen-stesyen dengan merelakan diri mengambilkan sebatang rokok sekaligus menyalakan apinya ke laki-laki yang sedang lengah ataupun sengaja "melengahkan" diri.

Tidak sekadar sampai di situ, acara-acara TV, radio bahkan artikel-artikel kesihatan dan olahraga di akhbar dimanfaatkan untuk mendedahkan rangsang pornografi demi meningkatkan jualan. Kadang malah acara-acara keislaman yang diselenggarakan organisasi keislaman, tanpa sadar tergelincir untuk untuk ikut memanfaatkan hal-hal semacam ini lantaran terikut-ikut dengan prosedur protokol di TV.

Maka, tak semua dapat menahan fikiran dan angan-angannya. Dorongan-dorongan alamiah untuk mempunyai teman hidup yang khusus ini telah menyita konsentrasi. Daya serap terhadap ilmu tidak tajam. Apalagi untuk solat, sulit merasakan kekhusyukan. Ketika mengucapkan iyyaKa na'budu wa iyyaKa nasta'in yang muncul bukan kesadaran mengenai kebesaran Allah yang patut disembah, melainkan bayangan-bayangan kalau suatu saat telah menikah. Malah, sebagian membayangkan pertemuan-pertemuan.

Solat orang yang masih belum menikah memang sulit mencapai kekhusyukan, apalagi memberi bekas dalam akhlak sehari-hari. Barangkali itu sebabnya Rasulullah Muhammad saw. menyatakan, "Solat dua rakaat yang didirikan oleh orang yang menikah lebih baik daripada shalat malam dan berpuasa pada siang harinya yang dilakukan oleh seorang lelaki bujang."

Maka, bagaimana seorang yang masih membujang dapat mengejar derajat orang-orang yang sudah menikah, kalau solat malam yang disertai puasa di siang hari saja tak mampu disejajarkan dengan derajat shalat dua rakaat mereka yang telah didampingi isteri. Padahal mereka yang telah mencapai ketenangan batin, penyejuk mata dan ketenteraman jiwa dengan seorang isteri yang sangat besar cintanya, bisa jadi melakukan solat sunnah yang jauh lebih banyak dibandingkan yang belum menikah. Maka, apa yang dapt mengangkat seorang bujang kepada kemuliaan di akhirat?

Alhasil, membujang rasanya lebih dekat dengan kehinaan, sekalipun janggut yang lebat telah membungkus kefasihan mengucapkan dalil-dalil suci Al-Qur'an dan Al-Hadis. Benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah, "Orang meninggal di antara kalian yang berada dalam kehinaan adalah bujangan." Bujangan. Tanpa seorang pendamping yang dapat membantunya bertakwa kepada Allah, hati dapat terombang-ambing oleh gharizah (instink) untuk memenuhi panggilan biologis, oleh kerinduan untuk mempunyai sahabat khusus yang hanya kepadanya kita bisa menceritakan sisi-sisi hati yang paling sakral, serta oleh panjangnya angan-angan yang sulit sekali memangkasnya. Dalam keadaan demikian, agaknya sedikit sekali yang sempat merasakan khusyuknya shalat dan tenangnya hati kerana zikir. Dalam keadaan demikian, kita boleh disibukkan oleh maksiat yang terus-menerus.

Sesekali dapat melepaskan diri dari maksiat memandang wanita ajnabi (bukan muhrim), tetapi masuk kepada maksiat lainnya. Fikiran disibukkan oleh hal-hal yang kurang maslahat, sedang mulut mengucapkan kalimat-kalimat yang memiriskan hati.

Semoga Allah 'Azza wa Jalla melindungi kita dari kematian dalam keadaan membujang, sementara niat yang sungguh-sungguh untuk segera melangsungkan pernikahan, belum tumbuh. Semoga Allah Swt. menolong mereka yang telah mempunyai niat. Kalau belum lurus niatnya, mudah-mudahan Allah mensucikan niat dan prasangkanya. Kalau telah kuat tekadnya ('azam), semoga Allah menyegerakan terlaksananya pernikahan yang barakah dan dipenuhi ridha-Nya. Kalau mereka masih terhalang, mudah-mudahan Allah melapangkan dan kelak memberikan keturunan yang memberi bobot kepada bumi dengan kalimat laa ilaha illaLlah.

Ingatlah terhadap hal-hal yang sangat dikecam dan diberikan peringatan mengenai bahayanya, biasanya Islam memberikan penghormatan yang tinggi untuk hal-hal yang merupakan kebalikannya. Kalau membujang sangat tidak disukai, kita mendapati bahawa menikah mendekatkan manusia kepada syurga-Nya. Ketika dikabarkan kepada kita bahawa kebanyakan penghuni neraka adalah bujangan, kita banyak mendapati di dalam hadis tentang kemuliaan akhirat dan bahkan keindahan hidup di dunia yang insya-Allah akan didapatkan melalui pernikahan. Seorang yang menikah, berarti menyelamatkan setengah dari agamanya. Bahkan, bagi seorang remaja, menikah berarti menyelamatkan dua pertiga dari agamanya.

Kita menjumpai hadis yang memberikan pertanyaan retoris sebagai sindiran, "Apa yang menghalangi seorang mukmin untuk mempersunting isteri? Mudah- mudahan Allah mengaruniainya keturunan yang memberi bobot kepada bumi dengan kalimat laa ilaha illaLlah." Maka kita juga menjumpai hadis-hadis yang menjaminkan kepada kita yang ingin menikah demi menjaga kehormatan dan kesucian farjinya.

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw. bersabda, "Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah swt., seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya." (HR. Thabrani)

Dalam hadis lain dalam derajat shahih, Rasulullah Saw. bersabda:
"Tiga golongan orang yang pasti mendapat pertolongan Allah, yaitu hamba mukatab yang bermaksud untuk melunasi perjanjiannya, orang yang menikah dengan maksud memelihara kehormatannya, dan orang yang berjihad di jalan Allah." (HR Turmudzi, An-Nasa'i, Al-Hakim dan Daruquthni).

Masih ada hadis senada. Namun demikian, ada baiknya kalau kita alihkan perhatian sejenak kepada peringatan yang disampaikan oleh Rasulullah, "Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya kerana menikah kemudian ia tidak menikah." (HR Thabrani).

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang memiliki keyakinan. Tanpa keyakinan, ilmu akan kosong maknanya. -islampos

Ada Pengundi Hantu Di Kalangan Perwakilan Pemuda UMNO

Posted: 15 Oct 2013 07:15 AM PDT


IIngatkan hantu berkeliaran semasa PRU dan PRK ... rupa-rupanya hantu juga turut bangkit untuk menjadi perwakilan UMNO.

Dulu semasa Pakatan Rakyat bangkitkan isu pengundi UMNO .. bukan main lagi riuh rendah gegak gempita bising satu dunia kononnya para pemimpin Pakatan Rakyat mereka cipta isu .... Nah!!!! sekarang orang UMNO sendiri dedahkan kepada dunia betapa ada perwakilan hantu di UMNO Bahagian Gelang Patah, negeri tempat kelahiran UMNO.


JOHOR NEGERI KELAHIRAN UMNO MAKA MUNGKIN DISITU JUGA LAHIR MEMBIAKNYA HANTU-HANTU.

UMNO DENGAN HANTU TIDAK DAPAT DIPISAHKAN. ... DARI PERANGAI HANTU SAMPAILAH MENJADI PERWAKILAN HANTU. -omakkau

PDRM Disifatkan Pengecut & Barbarian, Apa Jawapan KPN & Menteri KDN?

Posted: 15 Oct 2013 04:15 AM PDT

Jakarta – Indonesia memprotes tindakan Polis Diraja Malaysia (PDRM) berhubung insiden tembakan yang mengorbankan empat rakyatnya, Jumaat lalu.

"Sepertinya polisi Malaysia bermental pengecut karena sedikit-sedikit menembak. Melumpuhkan, tidak harus membunuh apalagi mereka bukan terrorist (pengganas).

"Saya mengecam keras tindakan barbar (biadap) polisi Malaysia yang dengan mudahnya menembak orang hingga tewas (mati)," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat semalam yang dipetik dari laman Kompas.com.

Jumhur menambah, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur mendapat laporan bahawa empat rakyatnya ditembak mati dalam insiden pukul 12 tengah hari itu.

Keempat-empat mereka dikenali sebagai Hafat, pemegang pasport Indonesia bernombor A0649848, Iknoriansyah (U4507980), Hery Setiawan (A4208167) dan Wahyudi (A2640273).

Menurut versi PDRM, kata Jumhur, kesemua mereka disyaki telah merompak sebuah rumah awal pagi sebelum kejadian.

Polis kemudiannya menyerbu sebuah rumah yang disyaki digunakan sebagai tempat persembunyian mereka di Blok B-15-7, Ampang Hilir Pinggiran, Jalan Ampang Putra, Kuala Lumpur.

Katanya, PDRM masih melakukan siasatan termasuk memastikan identiti keempat-empat mayat dan KBRI diminta untuk menunggu hasil siasatan serta akan diberi akses untuk memeriksa mayat, menurut sumber Antarapos.

Jumhur menambah, pihaknya akan memastikan protes kerajaannya disampaikan melalui saluran diplomatik.


"Polisi Malaysia Pengecut, Sedikit-sedikit Main Tembak"


JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Republik Indonesia memprotes penembakan terhadap empat warga negara Indonesia hingga tewas oleh polisi Malaysia. Polisi Malaysia juga dianggap senang main tembak.

"Sepertinya polisi Malaysia bermental pengecut karena sedikit-sedikit menembak. Melumpuhkan, kan, tidak harus membunuh apalagi mereka bukan teroris," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat di Jakarta, Minggu (13/10/2013).

"Saya mengecam keras tindakan barbar polisi Malaysia yang dengan mudahnya menembak orang hingga tewas," kata dia lagi.

Jumhur mengatakan, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, mendapat laporan dari polisi Malaysia bahwa ada empat WNI yang ditembak hingga tewas polisi Malaysia pada Jumat (11/10/2013) sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

Keempat WNI itu atas nama Hafat, nomor paspor Indonesia A0649848 kelahiran 8 Juni 1969, Iknoriansyah nomor paspor U450798 kelahiran 7 Mei 1988, Hery Setiawan nomor paspor A4208167 kelahiran 25 November 1980, dan Wahyudi nomor paspor A2640273.

Menurut versi polisi Malaysia, kata Jumhur, keempat WNI itu diduga telah melakukan perampokan rumah pada dini hari sebelumnya. Polisi menduga rumah yang digunakan sebagai tempat persembunyian mereka di Blok B-15-7, Ampang Hilir Pinggiran, Jalan Ampang Putra, Kuala Lumpur.

Jumhur memastikan bahwa keempat WNI itu bukan TKI karena berdasarkan informasi yang dia terima, tidak jelas pekerjaan mereka.

Polisi Malaysia, katanya, masih melakukan penyelidikan termasuk memastikan identitas 4 jenazah. KBRI diminta untuk menunggu hasil penyelidikan tersebut dan akan diberi akses untuk mengecek fisik jenazah nantinya.

Jumhur memastikan pula protes pemerintah tersebut disampaikan melalui jalur diplomatik.
-kompas.com


Tiada ulasan: